Pemuda Tunisia Mati Gara-Gara Telur



Hati-hati jika anda ikut lomba makanan berhadiah uang. Pasalnya, seorang pemuda Tunisia bernama Dhaou Fatnassi malah menjadi korban setelah ia memakan 28 telur mentah. 

Pemuda berusia 20 tahun itu awalnya taruhan uang dengan seorang teman kalau ia sanggup memakan 30 telur mentah. Sayangnya Fatnassi langsung menderita sakit perut usai menelan 28 telur mentah. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dalam perjalanan. 

"Dokter dipanggil setelah pemuda itu terserang sakit perut akut," ujar seorang sumber di rumah sakit setempat. "Tapi dia mati dalam perjalanan." 

Dari sisi kesehatan, memakan telur mentah memang berbahaya karena di dalamnya kemungkinan mengandung bakteri salmonella. Satu-satunya cara agar tidak keracunan adalah dengan memasak telur hingga matang terlebih dahulu. 

Ini bukan pertama kalinya seseorang mati karena makanan. Dua bulan lalu, Edward Archbold mati usai mengikuti kontes lomba makan kecoak di Pantai Deerfield, Florida. Menurut hasil pemeriksaan, Archbold tersedak oleh banyaknya tubuh kecoak yang ia makan. Hal tersebut sungguh ironis mengingat ia sempat dinyatakan menang sebelum kemudian meninggal.

Comments
0 Comments

Belum ada komentar untuk "Pemuda Tunisia Mati Gara-Gara Telur"

Posting Komentar


Komentar Yang Bersifat Provokasi, Pornografi, Pelecehan dan Promosi Tidak Akan di Muat

Terimakasih