Seorang
wanita bernama Catherine McCann sepertinya adalah seorang wanita yang
mengalami hal paling mengerikan sekaligus menjijikan, bagaimana tidak, di dalam
telinga wanita berusia 92 tahun itu ditemukan sekitar 57 belatung.
Menurut sebuah sumber, sekitar 57 belatung ditemukan tengah merangkak di
telinga Catherine McCann (92 tahun) saat ia berada di sebuah rumah jompo yang
mana keluarganya telah mengeluarkan biaya lebih dari 6.000 poundsterling setiap
bulannya.
“Saya merasa ngeri, terkejut dan berpikir mengerikan, saya membayar
semua uang untuk jenis perawatan seperti itu,” ujar sang suami John McCann (88
tahun).
Catherine diketahui memiliki penyakit Alzheimer’s stadium lanjut yang
mana ia tidak bisa berbicara dan juga tidak mampu mengurus dirinya sendiri,
karena itu sang suami mengirimnya untuk dirawat di sebuah rumah jompo. Namun
uang yang sudah susah payah dikeluarkan membuat keluarga ini kecewa.
Para medis yang merawat Catherine percaya kondisi ini dimulai ketika ada
seekor lalat yang masuk ke telinga dan meletakkan telur-telur tersebut hingga
menetas menjadi 57 belatung.
Staf dari rumah jompo akhirnya membawa Catherine ke rumah sakit setelah
melihat ia menggaruk dan menarik-naik telinganya. Ketika sampai di bangsal
rumah sakit, satu belatung ditemukan merangkak keluar dari telinganya.
Rumah jompo tempat Catherine tinggal sebenarnya ingin mengobati infeksi
yang disebabkan oleh membesarnya saluran telinga. Dan dokter telah memeriksanya
sekitar 9 hari sebelum belatung-belatung tersebut ditemukan serta meresepkan
obat tetes untuk menghilangkan penumpukan lilin di telinganya.
Namun keluarga mempertanyakan bagaimana Catherine bisa menerima
pengobatan untuk telinga bagian kirinya jika selama ini di dalamnya terdapat
berpuluh-puluh belatung.
Ahli bedah pun akhirnya mengeluarkan 57 belatung dari telinga Catherine,
dokter pun membuat rekaman video untuk mendokumentasikan belatung tersebut.
Ketika berhasil dikeluarkan dan dianalisis, para ahli menyimpulkan belatung
tersebut telah ada di telinga Catherine selama 2-3 hari.
