Bobot berat badan Paul Mason 444 kilogram. Namun mantan petugas kantor
pos itu telah sukses menurunkan berat badannya secara drastis. Di usia 51
tahun, ia bisa menurunkan berat badan sebanyak 285 kilogram.
Di masa muda, Mason tidak mengalami obesitas. Berat Mason menanjak kala
usianya 20 tahunan. Penyebabnya adalah kematian ayah dan kondisi kesehatan ibu
yang terus menurun. Dalam kondisi depresi, Mason mampu melahap semua makanan
yang ada di hadapannya. Kira-kira 20 ribu kalori ia santap dalam sehari.
“Untuk sarapan saya memakan empat roti lengkap dengan empat sosis dan
empat telur, serta kentang goreng,” kata Mason di Dailymail, Rabu, 2 Januari
2013. “Ketika siang, saya menyantap dua kebab, daging panggang di malam hari,
atau kari, piza, dan 40 bungkus keripik sepanjang hari.”
Pada 2002, Mason harus menjalani operasi hernia. Namun, petugas rumah
sakit tidak berhasil mengeluarkan dia dari rumah. Sebab rongga pintu terlalu
kecil bagi badan Mason. Petugas pemadam kebakaran akhirnya turun tangan, mereka
membobol dinding depan rumah. Untuk mengangkut Mason ke ambulans, diperlukan
truk forklift.
“Kini asosiasi perumahan memberikannya izin membangun rumah dengan pintu
sangat lebar,” tulis Dailymail. “Sehingga Mason bisa keluar masuk ruangan
rumahnya.”
Ketika bobotnya 444 kilogram, Mason tidak bisa bergerak. Ia hanyagoleran
di kasur. Kini, Mason sudah bisa berjalan-jalan keluar rumah. Tapi ia belum
mampu berjalan normal. Masih harus dibantu dengan kruk atau kursi roda.
Tak hanya itu, Mason juga harus membeli baju serta celana baru yang
sesuai dengan ukuran badan barunya. Bila berat badannya sudah stabil, ia akan
menjalani operasi pengangkatan kulit. “Terlalu banyak gelambir dan tumpukan
kulit di lipatan tubuh saya,” kata Mason
